Spesies Manusia Baru Homo Bodoensis Diyakini Sebagai Nenek Moyang Manusia Modern

KOMPAS.com – Pada tahun 1976, para ilmuwan menemukan fosil manusia di Bodo D’ar, Ethiopia. Fosil yang hidup 600.000 tahun yang lalu ini ternyata merupakan spesies manusia baru dan merupakan nenek moyang langsung manusia modern. Spesies manusia baru ini diberi nama Homo bodoensis.

Dilaporkan dari Ilmu Langsung, Jumat (29/10/2021), makhluk yang hidup di Afrika ini dipercaya dapat membantu menjelaskan bagaimana garis keturunan manusia bermigrasi dan berinteraksi di seluruh dunia.

Meskipun manusia modern Homo sapiens, adalah satu-satunya garis keturunan manusia yang masih hidup, spesies manusia lain telah menjelajahi Bumi.


Sebagai contoh, para ilmuwan menemukan bahwa Flores, Indonesia pernah menjadi rumah bagi spesies tersebut Homo floresiensis yang telah punah. H. floresiensis dikenal sebagai “hobbit” karena tubuhnya yang pendek.

Baca juga: Manusia Prasejarah di Eropa, Bukti Kehidupannya Ditemukan di Kepulauan Falkland

Untuk mengetahui, mengidentifikasi dan memutuskan apakah satu fosil manusia purba adalah spesies yang diketahui atau spesies lain sering menjadi bahan perdebatan yang sering.

Dapatkan informasi, inspirasi dan wawasan di dalam surel Anda.
Daftar surel

Sebagai contoh, beberapa peneliti berpendapat bahwa perbedaan kerangka antara manusia modern dan Neanderthal menunjukkan bahwa keduanya adalah spesies yang berbeda.

Namun, ilmuwan lain berpendapat bahwa karena ada banyak bukti genetik bahwa manusia modern dan Neanderthal pernah kawin silang dan memiliki keturunan yang subur dan hidup, Neanderthal tidak boleh dianggap sebagai spesies tunggal atau spesies yang berbeda dari manusia modern.

Leave a Comment