Ternyata, Asteroid Sering Menabrak Bumi di Masa Lalu

Bisnis.com, JAKARTA – Tabrakan asteroid tetap menjadi salah satu bencana alam paling berbahaya yang mungkin terjadi.

Dan sebuah studi baru telah mengungkapkan bahwa asteroid telah sering menghantam Bumi di masa lalu.

Ini adalah hasil penelitian selama Archean eon, periode antara 2,5 miliar dan 4 miliar tahun yang lalu.

Eon Arkean adalah periode ketika kehidupan pertama kali mulai terbentuk di Bumi, serta akumulasi oksigen yang lambat di atmosfer.

Menganalisis sisa-sisa asteroid, para ilmuwan menciptakan model efek tabrakan ini. Menurut temuan mereka, yang diterbitkan dalam jurnal akademik Nature Geoscience, dampak asteroid besar terjadi sekitar sekali setiap 15 juta tahun, 10 kali lebih sering daripada yang disarankan model saat ini.

Ini juga bukan asteroid kecil, dengan beberapa di antaranya berukuran sekitar enam mil (10 kilometer).

Sebagai perbandingan, NASA telah memberi label asteroid 140 meter atau lebih yang mendekati planet ini sebagai Asteroid Berpotensi Berbahaya (PHA), karena berpotensi menyebabkan kerusakan besar pada Bumi.

Ketika asteroid besar ini menabrak planet ini, itu menghasilkan pembentukan bola tumbukan. Semakin banyak lapisan bola dampak, semakin banyak dampak yang akan terjadi.

Meskipun sangat sulit ditemukan, penemuan yang dibuat dalam beberapa tahun terakhir telah meningkatkan pemahaman ilmiah tentang jumlah peristiwa dampak selama periode ini.

Tetapi efek dari dampak asteroid ini mungkin lebih dari sekadar menyebabkan kerusakan pada lanskap. Bahkan, mereka mungkin telah mengubah sifat kimia atmosfer.

Leave a Comment